Joke-Joke Gus Dur


Sate Babi
Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat dalam sebuah perbincangan yang serius, ini membahas tentang perbuatan yang bisa membuat orang masuk neraka karena keharamannya.
Ajudan : Gus, menurut anda makanan apa yang haram ?
Gus Dur : dengan cepat menjawab “Babi”
Ajudan : Yang lebih Haram lagi apa Gus..?
Gus Dur : ‘”””…. Mmmmm,… Babi mengandung Babi…!!!!!
Ajudan : sekarang yang paling haram Gus,…..?
Ajudan : “””,,,,…..emmmm ,… ,… babi yang mengandung babi tanpa tahu bapaknya sudah dibuat sate babi,,,,.


Orang NU Naik Lift

Inilah keluguan dan kepolosan (lugu, polos atau bodoh ya,…) kisah ini terjadi di gedung PBNU di Jln. Kramat Jakarta.


Serombongan pengajian ibu-ibu mencoba masuk lift untuk naik kelantai atas. Saat hendak masuk lift, mereka melepas sandalnya seperti hendak masuk masjid, musholla, dan ruang lainnya yang berlantai suci.
Ketika sampai diatas kepanikan terjadi, lift berhenti dan kemudian pintu terbuaka, setelah melihat keluar mereka lebih panik lagi,…”Lho sandal saya dimana,….? Tadi saya lepas disini,…!!!!!

Kiai Alahamdulillah
Ini kisah tentang kiai dari rembang yang dikenal dengan sebutan kiai Alhamdulillah, julukan ini dipaparkan karena kiai ini selalu mengucap Alhamdulillah tak peduli kejadian apapun yang dialami.
Suatu hari beliau pergi bersama rombongan kiai yang lain ke semarang untuk menghadiri sebuah acara. Menjelang demak, rombongan kiai ini dapat tontonan geratis yaitu orang-orang yang lagi mandi disungai ditepi jalan,.. melihat tontonan ini, seorang kiai berseru, “masya Allah” sebagian lagi mengucap “Innalillah” tetapi kiai yang satu ini (tanpa bermaksud melucu) tetap konsisten dan berucap “Alhamdulillah”.

Readmore »»

SISWA MENANAM POHON



Menanam pohon itulah yang selesai dilakukan oleh siswa-siswi MTs. Miftahul Ulum Karangan-Kepohbaru-Bojonegoro, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka tugas lapangan mata pelajaran SAINS/IPA sekaligus sebagai tugas praktek matapelajaran tersebut. Pelajaran yang dipandu oleh Mr. Been (Pak. Mubin) ini dilaksanaka pada tanggal 1 April 2011, sebanyak 120pohon telah berhasil ditanam dipinggir jalan pedesaan yang masih beraspal tanah (aspal muda ‘kata siswa sambil disambut tawa siswa yang lain’).
Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB, diawali


dengan menyiapkan perlengkapan (sabit, cangkul, linggis, kayu penahan dll.) dilanjutkan brifing, setelah selesai dilanjutkan perjalanan kelokasi yang berjarak sekitar 500meter dari Sekolahan.
Namanya juga anak-anak, disuruh menanam pohon malah ada yang bluron (bermain air disungai-red.) tapi alhamdulillah berjalan dengan lancar. Menanam pohon ini kami dedikasikan untuk siswa-siswi kelas IX tahun 2011 MTs. Miftahul Ulum Karangan – Kepohbaru – Bojonegoro serta untuk masyarakat sekitar semoga bisa memberikan manfaat.
Harapan Kami sebagai pendamping mata pelajaran SAINS, tentu hal ini bisa kami laksanakan setiap tahunnya serta apabila ada dari teman-teman, bapak/ibu, instansi maupun pihak-pihak yang ingin menyumbang pohon kami siap menerima dan menamnya. Hal itu akan membantu kami dalam rangka kegiatan menanam pohon ditahun-tahun berikutnya, kegiatan yang telah kami lakukan ini besumber dari sukarela siswa-siswi serta pendampin pelajaran tersebut. Salam Hijau dibumi tercinta.
Hormat Kami
Siswa dan Pendamping pelajaran SAINS.

Readmore »»

(renungan akhir tahun) Sang Pembunuh Tuhan


Masih imankah engkau kepada Tuhan-mu, Masih yakinkah engkau bahwa Tuhan-mu Maha mengawasi, Maha tahu dan maha-maha yang lain,….

Kalau engkau masih Iman, kenapa kebijakan, dan sikapmu tuk menjarah, menghasud, menginjak-injak hak-hak orang lain semakin menjadi-jadi, kau rampas hak-hak karyawanmu, kau hina-hina, caci-caci seperti hewan peliharaanmu, apakah engkau berfikir bahwa uang yang kau kasihkan kepada karyawanmu adalah uangmu sendiri, apakah engkau berfikir bahwa tanpa engkau gaji keryawanmu tidak bisa makan, kalau benar begitu berarti engkau sedang membunuh Tuhan untuk engkau gantikan.

Kenapa engkau selalu


berbohong kepada oranglain, engkau ambil nasi hak mereka untuk engkau janjikan bahwa esok engkau akan mengganti yang lebih banyak namun tak kunjung engkau berikan, padahal nasi itu engkau bungkus dan engkau jadikan makanan untuk berpesta, padahal nasi itu bagi yang berhak sangat dibutuhkan untuk mengganjal sekedar rasa lapar, jauh dari pesta….

Kenapa engkau berpura-pura tidak mengerti mana yang salah dan mana yang benar, padahal palu persidangan sudah engkau pegang berpuluh-puluh tahun, kitab-kitab sebagai acuan keadilan engkau pegang dan terlihat sangar karena tebalnya,…..
Aku nasehat ini pada diriku sendiri,…. Karena…

Tak mampu lidahku berbicara pada mereka yang tiup peluit
Tak mampu lidahku berbicara pada mereka yang pegang palu
Tak mampu lidahku berbicara pada mereka yang menguasai daerah, wilayah atau negara
Tak mampu lidahku berbicara pada mereka yang menumpuk uangnya (beruang)
Dan kepada mereka yang mengaku sebagai wakilku saja lidahku tak mampu,..

Kurang keraskah teriakanku atau mereka yang tuli, padahal suaraku sudah serak dibuatnya,..
Kurang lantangkan teriakanku atau memang telinga mereka tertutup kotoran-kotoran beruang yang sengaja ditutupkan ditelinga mereka,….
22/12/10

Readmore »»

Merajut Nilai Kepahlawan dari Teks-Teks / Sajak Tradisional dengan semangat Kemerdekaan & Kenegarawanan


Lir ilir2x tandure wis sumilir,
Tak ijio royo-royo tak sengguh penganten anyar2x,
Bocah angon2x penekno blimbing kui,
Lunyu-lunyu penekno kanggo basuh dodotiro2x,
Dodotiro2x kumitir bedah ing pinggir,
Dondomono, jlumatono kanggo sebo mengko sore2x,
Mumpung padhang renbulane
Mumpung jembar kalangane
Yok surak’o sorak iyo,….

Lir-ilir lir-ilir lagu yang dicipta oleh Sunan Kalijaga pada abad 15 yang lalu namun isi dari sajak lagu ini penuh makna, penuh petuah-petuah yang disampaikan dengan lirik sederhana, sesederhana penciptanya, kesederhanaanya beliau tunjukan dengan keluar dari kehidupan didalam kadipaten untuk bergaul dengan golongan rakyat jelata. Namu lirik/sajak yang beliau ciptakan mudah


diucapkan/ditirukan hampir setiap insan yang mempunyai lidah, setelah mendengarnya,..
Lir-ilir tandure wis sumilir “tanaman telah selesai ditanam” dapat bermakana “harapan itu ada” modal sudah ditangan, kemerdekaan sudah didapat, agama sebagai petunjuk telah hadir, pondok-pondok pesantren, sekolah-sekolah telah disiapkan lengkap dengan ahli-ahlinya, ladang-ladang luas telah terhampar, semua itu adalah karunia yang luar biasa dan sudah hadir disekitar kita.
“Tak ijio royo-royo tak sengguh penganten anyar,.. begitu dekat untuk meraih harapan itu, begitu indah harapan-harapan itu, menjanjikan kehidupan yang layak, kemedekaan yang diraih dengan penuh perjuangan, menumpahkan banyak darah, menghembuskan ratusan ribu bahkan jutaan nyawa melanyang kini sudah teraih, harapan akan masa depan yang lebih baik sudah didepan mata, harapan hidup damai penuh canda-tawa sangatlah nyata terlintas seperti tanaman yang ijo royo-royo ( hamparan luas tanaman yang terlihat hijau ) pencapaian kemendekaan itu adalah sebuah pencapaian yang mengharukan, menyenangkan laksana penganten anyar (penganten baru) diliputi penuh kebahagiaan..
Bocah angon, penekno blimbing kui, lunyu-lunyu penekno kanggo basuh dodot siro. Bocah angon (anak pengembala) adalah sosok yang mempunyai tanggungjawab besar, dia mempunyai tanggungjawab hewan gembalaannya, dia bertanggungjawab agar hewan gembalanya tidak tersesat, dia bertanggungjawab akan kesejahteraan gembalaanya dia bertanggungjawab keselamatan hewan gembalaannya, Bocah angon adalah sosok pemimpin yang dengan sendirinya akan melekat sebuah tanggungjawab besar pada dirinya serta harus dilaksanakan. Pemimpin dengan tanggungjawab dipundaknya diharuskan mempunyai wawasan yang luas sehingga dapat membawa/mengarahkan pada jalan yang lebih baik, sejahtera, aman dari segala macam gangguan.
“Penekno blimbing kui” blimbing adalah bagian dari pencapaian atas harapan itu, blimbing adalah kesejahteraan rakyat, blimbing adalah petunjuk-petunjuk untuk kemandirian rakyat, blimbing juga dapat berarti hak rakyat untuk mendapatkan informasi, hak rakyat untuk mendapatkan pendidikan yang layak, blimbing juga berarti keamanan, kenyamanan dan kesehatan untuk rakyat, Blimbing adalah simbol kesejahteraan rohani (keimanan, keilmuan) dan kesejahteraan jasmani (kehidupan yang layak). Tugas sang pengembala untuk mencarikan blimbing untuk hewan gembalaanya sehingga dalam lirik tertulis kata perintah “Penekno” (ambilkan/usahakan untuk dapat).
”Lunyu-lunyu penekno kanggo basuh dodotiro” Lunyu-lunyu penekno (meskipun licin ambilkan/usahakan untuk dapat), Sudah tugas dari Bocah angon untuk mendapatkan blimbing itu, sudah tugas pemimpin pula petunjuk-petunjuk untuk kemandirian rakyat, pemenuhan hak rakyat untuk mendapatkan informasi, pendidikan yang layak, keamanan, kenyamanan dan kesehatan. Dan bukan perkara mudah untuk melaksanakannya namun harus didapat, meskipun “lunyu” (penuh tantangan, penuh konflik kepentingan, penuh intrik dari kelompok-kelompok tertentu) harus tetap dilaksanakan dan bukan untuk dijanjikan akan kehadirannya. Karena untuk itulah pemimpin dihadirkan, karena untuk itulah kehadiran Bocah angon ditugaskan. “Kanggo mbasuh dodotiro” (untuk membasuh pakaianmu) dodot adalah busana, busana yang telah lusuh dan kotor, dodot adalah pakaian, pakaian adalah jatidiri, pakaian adalah harga diri bangsa, pemimpin harus bisa memenuhi/mengambilkan Blimbing sebagai simbol kesejahteraan rohani (keimanan, keilmuan) dan kesejahteraan jasmani (kehidupan yang layak), demi mengangkat harkat dan martabat Bangsa.
“Dodotiro kumitir bedah ing pinggir, Dondomono, jlumatono kanggo sebo mengko sore”. Bait ini mencoba memompa semangat nasionalisme ditengah terpaan konflik internal bangsa maupun konflik dengan antar negara yang mungkin menjatuhkan harkat martabat bangsa, tidak dapat dipungkiri banyak tragedi yang terjadi pada bangsa ini yang dengan sendirinya menjatuhkan citra bangsa dari pandangan negara-negara lain, sebagai contoh Tragedi MALARI, Tanjung Priok, DOM di wilayah aceh, kerusuhan 1998 dan masih banyak yang lainnya, belum lagi konflik antar negara seperti Hilangnya pulau sipadan dan ligitan, lepasnya timor leste dari pangkuan NKRI, dan baru-baru ini penangkapan petugas yang sedang bertugas mengamankan kedaulatan negara diwilayahnya sendiri namuan ditangkap oleh negara lain, yang bikin ironi lagi adalah petugas tersebut dibebaskan (untuk tidak mengatakan ditukar) dengan imbalan pembebasan pencuri(maling) ikan. Bait ini berbunyi “Dodotiro kumitir bedah ing pinggir” (Pakaianmu yang telah hanyut dan robek bagian tepinya) pakaian sebagai simbol harga diri bangsa yang telah terkikis dan hanyut oleh beberapa tragedi dan ulah oknum yang mengatasnamakan bangsa dan berdampak pada terkoyak/robeknya harga diri bangsa.
“Dondomono, jlumatono kanggo sebo mengko sore” (Jahitlah, perbaikilah untuk ganti nanti sore), robeknya harga diri bangsa, terkikisnya nilai-nilai nasionalisme warga negara bukanlah halangan untuk mejaga, mempertahankan keutuhan NKRI. Mengutip sajak modern yang dilantunkan iwan fals “robeknya kain bendera dihalaman rumah kita bukan suatu alasan untuk kita tinggalkan” dalam bait dari sajak lir-ilir disebutkan kata “Dondomono” (jahitlah/rajutlah), nilai-nilai nasionalisme bangsa yang mulai luntur harus dirajut ulang, terkoyak/robeknya harga diri bangsa harus dibangun ulang dengan semangat kemerdekaan yang dibawa oleh para pejuang kemerdekaan negeri ini, dalam hal ini peran kepemimpinan yang memiliki jiwa kenegarawanan adalah kebutuhan bangsa, pemimpin yang menpunyai kemauan keras untuk kesejahteraan rakyat, pemimpin yang mempunyai arah kebijakan “sense of hope” kepada penguatan nilai-nilai nasionalisme kepada warga negaranya, meskipun tugas dari pembangunan bangsa ini tidak melulu dibebankan kepada pemimpin. namun, hal ini adalah kewajiban dari seorang pemimpin. Warga negara sebagai bagian dari komponen bangsa dapat mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi-prestasi dari segal hal untuk menunjukkan kepada dunia akan keberadaan bangsa, bersaing dalam kebaikan dan prestasi terhadap negara-negara lain, berkibarnya bendera pada kegiatan internasional yang diiringi kumandang lagu kebangsaan adalah bagian yang bisa memupuk nilai-nilai nasionalisme bangsa demi hari esok yang lebih baik, demi harkat dan martabat bangsa dimasa yang akan datang, dalam sajak tertulis “kanggo sebo mengko sore”
“Mumpung padang rembulane mumpung jembar kalangane” mari optimis untuk meraih harapan-harapan para pahlawan bangsa ini, sekecil apapun harapan itu harus tetap direbut, harus tetap diperjuangkan “mumpung padang rembulane” mumpung bangsa ini masih ada keberadaanya, mumpung belum terlalu parah lunturnya nilai-nilai nasionalisme, mumpung ada kesempatan untuk menata ulang, memperbaiki (mereformasi) dan mengurai keruwetan persoalan bangsa. Dan menjadikan cita-cita leluhur bangsa (para pahlawan) bahwa kemerdekaan sejatinya adalah demi keberlangsungan / keberpihakan atas hajat hidup rakyat untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Keberpihakan akan arah kebijakan yang mengarah pada kepentingan rakyat, mengangkat harkat dan martabat rakyat akan berdampak pada tercapainya kehidupan yang layak, sejahtera, aman, tenteram dan munculnya nilai nasionalisme yang tinggi oleh setiap warga negara, hal inilah sebagian dari cita-cita dari para pejuang bangsa semoga akan segera terlaksana dan apabila hal ini telah terlaksana, maka warga negara akan bangga atas negara, warga negara akan bangga dan bersorak “Yok surak’o sorak iyo”,….

Readmore »»

APAKAH INDONESIA SUDAH WAKTUNYA HARAM MEROKOK ?


1. Hukum Miras Dan Kaitannya Dengan Merokok

Perdebatan mengenai haram dan tidak merokok sudah sejak lama diperdebatkan, masih ada perselisihan pendapat tentang hal ini. Penulis mencoba menggali kenapa hal ini terjadi ? Apakah hukum tentang merokok itu adalah hukum baru ? sehingga masih perlu ijtihad yang lebih dalam, obyektif dan komperehensif berkaitan tentang hukum mengkonsumsi rokok. Di dalam Al-Qur’an memang tidak ada hukum yang langsung mengatakan bahwa merokok itu adalah haram, mubah ataupun wajib. Disinilah peran umat muslim untuk memberikan pemikiran-pemikiran yang tentunya tidak boleh keluar dari jalur utamanya (Al-Qur’an dan Hadist). Penulis mencoba mempersandingkan pengambilan hukum rokok dengan bagaimana penerapan hukum penggunaan minuman keras (MIRAS), meskipun masih ada pertentangan apakah rokok boleh dipersandingkan (untuk tidak mengatakan sama) dengan miras.
Dalam Al-Qur’an terdapat prinsip yang sangat elegan, santun dan mengutamakan asas kemaslahatan dalam penerapan hukum, terutama hukum tentang miras dimulai dari himbauan/penjelasan asas manfaat dan madhorotnya seperti dalam Surat Albaqoroh 219 “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya” hal ini berjalan dalam kurun beberapa waktu kemudian turunlah aturan berikutnya tertulis dalam Surat An-Nisa’ Ayat 43 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan” pada ayat ini mulailah dilakukan penerapan haram mengkonsumsi miras tetapi masih pada batasan-batasan tertentu yaitu haram penggunaan miras jiak hendak dan sedang melakukan sholat. Setelah penerapan hukum ini berjalan dengan baik, maka dikembalikan pada dasar diambilnya hukum ini yaitu bahwa asas manfaat dan madhorot penggunaan miras ternyata lebih besar madorotnya maka perlu penerapan hukum pengharaman penggunaan miras yang lebih luas yaitu tidak hanya haram saat akan atau sedang melaksakan sholat melainkan haram dalam segala aktifitas kehidupan sehari-hari, sehingga muncullah hukum berikutnya


yang tertuan dalam Ayat Al-ma’idah Ayat 90 dan 91”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan(90). Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)(91).
Berkaitan dengan pengambilan hukum haram dan tidak mengkonsumsi rokok tentu penulis tidak menyamakan namun hanya menyandingkan/mensejajarkan dengan miras, uraian diatas lebih menitik beratkan pada bagaimana mekanisme pengambilan/penerapan hukum dalam islam. Rokok secara ilmi’ah dan medis hampir 99,99 % menyimpulkan bahwa pada dasarnya ada efek yang tidak baik bagi penggunanya, hal ini sangat dilarang dalam Al-Qur’an seprti dalam Al-Ma’idah 88. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. Serta dalam surat An-Nahl 114. Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. Dalam kontek pengambilan hukum secara islam dalam kontek pengharaman miras Penjelasan tentang adanya dampak negatif penggunaan rokok bagi pemakainya sudah termasuk himbauan/pemberitahuan bahwa rokok mempunyai asas madhorotnya lebih banyak dibanding manfaatnya, dan himbauan ini sudah lama sekali disampaikan bahkan dalam sampul rokok sekalipun terdapat himbauan semacam itu. Lebih jauh himbauan ini sudah dipertegas dengan adanya peraturan pemerintah yaitu dilarang merokok di area ruamah sakit, Sekolahan, tempat ibadah (masjid) dan beberapa ruang terbuka yang telah ditentukan selain itu peraturan ini sudah berlaku sampai sekarang, pertanyaan berikutnya adalah Apakah sudah sepantasnya hukum pengharaman rokok dilakukan menyeluruh kesegala aktifitas dalam kehidupan manusia? Seperti penerapan hukum miras dalam Ayat Al-ma’idah Ayat 90 dan 91 yaitu pengharaman Miras seutuhnya, dari sebelumnya dalam Surat Albaqoroh 219 yang hanya berisi himbauan/penekanan asas manfaat dan madhorot penggunaan miras, serta Surat An-Nisa’ Ayat 43 yang berisi larangan mengkonsumsi Miras disaat-saat tertentu (dalam keadaan akan ataupun sedang menjalankan sholat).
Kiranya tidak berlebihan jika di Indonesia diambil hukum haram pengkonsumsian rokok, penulis berpendapat bahwa penggunaan hukum miras disuatu daerah yang awalnya belum mengenal islam harus dimulai dari kronologi penerapan hukum itu dilaksanakan Rosul, karena hal ini lebih maslahah, tidak langsung menerapkan hukum yang terakhir yang terkesan keras, kaku dan memaksakan kehendak atas nama kebenaran (true claim), jika hal ini yang terjadi tidak jarang penerapan hukum lebih membawa dampak yang mengarah pada hubungan konfliktual, jauh dari yang diharapkan yaitu sikap saling menghormati sesama agama maupun antar umat beragama, hilangnya toleransi dan saling menghargai.
Sebelum Mengikuti haramnya merokok kiranya perlu pemikiran (Ijtihat) yang lebih dalam, setidaknya sedikit uraian dibawah ini.

A. MANFAAT DAN MADHOROTNYA ROKOK
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya (madhorot) yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok, berikut beberapa hal yang biasa terjadi disekitar perokok :

1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin.

B. SEDIKIT ILUSTRASI EFEK ROKOK
Setelah penulis membaca beberapa artikel, buku2x tentang rokok, 99.99% tidak baik untuk kesehatan, sedikitnya data diatas dapat memberi sedikit info tentang kandungan rokok sehingga marugikan kesehatan.
Penulis mencoba membuat permisalan, kalo kita membeli mobil baru bisa dipastikan 99% bagus, enak dikendarai dan sistem sensornya berjalan, semisal spedo meter akan menunjukkan berapa kecepatan sekarang, bahkan kita bisa tau apakah bahan bakarnya masih penuh or mau habis, hal ini bisa terjadi jika sistem kontrolnya berfungsi, jika sudah rusak, semisal alat pengukur kecepatan (speedometer) rusak, maka berapapun kecepatanya sepedo meter tetap nol, begitu juga jika alat indikator bahan bakar rusak, maka meskipun bahan bakar kendaraan akan habis ataupun penuh kita tidak tau hal ini dikarenakan sensornya rusak.
Apa hubungannya dengan rokok? qita semua tau bahwa manusia memerlukan Oksigen dan mengeluarkan Karbon dioksida, tubuh yg bagus akan menolak jika ada karbon dioksida masuk ke tubuh, semisal, anak kecil akan batuk-batuk jika terkena asap, hal itu karena asap mengandung Karbon dioksida so harus ditolak dan dikeluarkan dari tubuh, sintem sensor yang semacam ini adalah yang masih normal dan bagus.
Maka, jika ada orang yang jika dimasuki asap kok tidak ada penolakan dari tubuhnya seperti batuk, maka perlu di bawa kebengkel eh maaf kedokter untuk diperiksa, kenapa ada Karbon dioksida (asap) yg masuk ketubuh kok tidak ada reaksi penolakan? jangan-jangan ada sistem sensor ditubuhnya yg rusak.
Wallahu A’lamu Bisshowab
“Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (Al-Baqoroh Ayat :42)

Readmore »»

FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


1. Sejarah Peluncuran Facebook
Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.
Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.
Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.
Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

2. Facebook Sebagai Produk Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan ( Science ) akan terus berkembang sejalan dengan perkembangan dunia teknologi dijagad bumi ini, science bagi sebagian besar manusia adalah penjawab pemasalahan dan memepermudah urusan manusia, sejalan dengan prinsip teknologi yaitu teknologi dihadirkan di muka bumi ini adalah untuk mempermudah urusan manusia, bukan sebalikanya, malah membingungkan, menjadikan masalah, tidak jarang menambah beban/masalah bagi sebagian orang yang belum menguasai teknologi.
Secara sederhana penguasaan manusia terhadap perkembangan teknologi di bagi menjadi tiga : Pertama adalah kelompok orang yang dapat memproduksi teknologi, kelompok ini meliputi orang yang menekuni sain secara spesifik dan memahami betul suatu pengetahuan sehingga menghasilkan produk teknologi. Kedua adalah kelompok orang yang dapat memanfaatkan teknologi, bisa jadi karena tuntutan profesi, sekedar keinginan dan banyak hal lain sehingga seseorang terpacu untuk memanfaatkan produk teknologi. Ketiga adalah kelompok orang yang tidak menguasai teknologi, banyak hal yang menyebabkan seseorang tidak menguasai teknologi seperti tidak ada waktu untuk mempelajari sebuah teknologi, tidak memerlukan hadirnya teknologi, atau lebih dikarenakan sudah merasa terlambat mempelajari teknologi, sehingga suatu ketika bertemu dengan produk teknologi dibenaknya sudah terfikir “tidak mungkin saya bisa seperti itu”. Kelompok ketiga ini sering disebut GAPTEK (gagap teknologi).


Pemahaman kita terhadap produk - produk teknologi semestinya meletakkan pada wilayah yang proporsional, produk-produk itu di ciptakan hasil dari sebuah proses pemahaman dan pendalaman ilmu pengetahuan / sains yang diproyeksikan dengan kebutuhan manusia. Sebagai mahluk yang beragama tentunya hal ini merupakan implementasi ajaran agama untuk memanfaatkan kekayaan alam semesta, karena alam semesta beserta isinya diciptakan untuk mahluk yang mempunyai akal dan menggunakan akalnya, namun yang perlu diperhatikan adalah mempertimbangkan porsi kebaikan dan kejelekan serta tidak berlebih-lebihan.
Sebagai seorang penganut agama sudah semestinya kita memperdalam keilmuan kita, tentu ilmu dengan makna yang luas. pemahaman tentang ilmu yang lebih luas akan memberikan pencerahan pada pikiran akan luasnya ilmu Sang pencipta. Pemahaman bahwa kitab suci sebagai wahyu dari Tuhan dan tidak diragukan lagi kebenarannya adalah dasar untuk mempelajari ilmu pengetahuan, hal ini akan mengarahkan pola fakir bahwa semua ilmu pengetahuan bersumber dari wahyu Tuhan, serta hilangnya pemahaman adanya pemisahan antara ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum, dengan pemahaman bahwa semua ilmu pengetahuan bersumber dari wahyu Tuhan, maka setiap pemeluk agama harusnya bersemangat untuk senantiasa menuntut ilmu. Semisal seorang muslim yang sedang mendalami ilmu pemprogaman computer, dia akan menjadi progamer handal, dengan kemampuanya dia dapat membuat program-program dikomputer maupun dunia maya (internet) di sisi lain dia juga bisa menghacurkan/merusak program-program pengguna lain, disamping seorang programmer handal dia juga seorang muslim, maka disinilah peran ilmu pengetahuan moral bagi seorang programmer tersebut, dia akan menggunakan kemampuanya untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dipeluknya.
Facebook sama dengan produk-produk ilmu pengetahuan yang lain seperti HP, E-mail, Telepon, Radio dan lain-lain mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tidak heran jika beberapa waktu yang yang lalu sempat ada usulan dari MUI agar facebook diharamkan, hal ini menunjukkan bahwa produk dari teknologi akan bergantung pada user (pengguna) produk tersebut, terkait pengharaman facebook MUI menduga bahwa facebook memberikan peluang bagi seseorang untuk melakukan perselingkuhan, serta kemaksiatan-kemaksiatan yang lain, hal ini membuat para penggemar facebook marah, apalagi yang merasa tidak melakukan hal tersebut atau malah sebaliknya, facebook dijadikan media pemasaran, pertemuan dengan teman lama yang sudah terpisah jarak, aktualisasi diri dalam berbagai bentuk ( keluhan, pemikiran, kritik, saran dll.) dan yang terbaru banyak yang menjadikan facebook sebagai media belajar on line. MUI sebenarnya bermaksud baik yaitu ingin agar produk teknologi jangan sampai disalah gunakan, namun yang menjadi persoalan adalah MUI terlalu mengeneralisir penyalahgunaan produk teknologi tersebut, kalo hal ini dijadikan alasan bisa-bisa Handphone/Hp dapat diharamkan juga karena terbukti bisa dijadikan alat/media untuk melakukan kejahatan semisal terror bom, ancaman kepada orang lain dan sebagainya.

3. Penyikapan Masyarakat Terhadap Facebook
Facebook sebagai media jaringan social, membutuhkan user/pengguna produk teknologi ini, tanpa adanya user maka dapat dipastikan akan berhenti dalam perjalanannya. Pengguna dari facebook sangat beraneka ragam, kalo waktu awal mula diciptakan facebook lebih dikhususkan bagi mahasiswa, namun dalam perkembangannya sudah menjalar kesemua umur, sekarang siwa SD saja sudah banyak yang mempunyai akun facebook. Secara umum sikap masyarakat terhadap kehadiran facebook beraneka ragam mulai dari yang suka bahkan sangat suka, ada yang menentang semisal sebagian anggota MUI, adapula yang acuh terhadap kehadiran produk teknologi yang satu ini.
Pengguna yang menyukai produk teknologi yang satu ini sangat beraneka ragam ada yang sekedar iseng, untuk aktualisasi diri, media pertemanan, tukar pendapat, penyampaian berita dan lain-lain, Namun kedepan produk-produk teknologi harus dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam rangka mempermudah urusan serta tujuan manusia, pemanfaatan facebook dalam dunia pendidikan menjadikan kegiatan belajar mengajar lebih efisien, tanpa terbatas oleh ruang atau tempat untuk bertatap muka, antara pengajar dan yang diajarkan bisa berdialog terhadap suatu materi pembelajaran, dalam beberapa sekolahan yang gurunya mempunyai akun facebook, hal ini sangat efektif untuk guru terutama untuk guru bimbingan konseling (BK) meskipun belum terbukti secara ilmiah, namun sudah ada beberapa sekolahan yang memanfaatkan facebook sebagai media untuk Bimbingan Konseling siswa. Tidak hanya untuk guru Bimbingan Konseling sebenarnya facebook juga dapat dijadikan media untuk kegiatan belajar mengajar semua mata pelajaran.
Produk teknologi yang satu ini sangat efektif dijadikan media untuk menjalin silaturrahmi civitas akademik dalam suatu lembaga pendidikan, silaturrohim dapat dilakukan oleh civitas aktif maupun para alumni suatu lembaga pendidikan, dapat dijadiakan media penyampaian informasi yang berkaitan dengan lembaga pendidikan, juga berfungsi untuk mengenalkan lembaga pada masyarakat luas tentang keberadaan dan proses kegiatan yang dilakukan dalam lembaga tersebut.

Kesimpulan
Ilmu pengetahuan akan terus berkembang sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan manusia, penyikapan dan penggunaan terhadap produk-produk teknologi sangat bergantung pada user/pengguna teknologi itu sendiri, sebagai insan yang beragama disilah peran pengetahuan moral yang bersifat religius menjadi sangat diperlukan dalam penggunaan produk teknologi, pada dasarnya penggunaan produk teknologi seperti Handphone, Facebook, Yahoo Masengger, Blogging, Situs dan lain-lain bagaikan menggunakan pisau yang sangat tajam, jika digunakan untuk kebaikan semisal membuat kerajinan dan memasak maka pisau itu menjadi bermanfaan, namun jika digunakan untuk berbuat kejahatan seperti menodong untuk merampok atau melukai orang lain, maka pisau itu menjadi benda yang harus disingkirkan keberadaanya. Sebagai manusia yang hidup dizaman ini serasa tidak mungkin kita akan menjauh dari kemajuan teknologi, maka penyikapan/penggunaan terhadap teknologi untuk hal-hal positif dan bermanfaat seperti penggunaan facebook sebagai media kegiatan belajar mengajar dan kegiatan-kegiatan yang lebih produktif yang lain merupakan bagian kecil dari penyelasaian untuk menghidari dampak negatif dari hasil teknologi.

Readmore »»

SEJARAH FACEBOOK


Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.

Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.

Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana.

Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.



Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.

Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan


tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.

Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.
sumber : http://publishedmind.blogspot.com

Readmore »»